estoria.id - Timnas Inggris menutup perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan cara yang spektakuler. The Three Lions memastikan finis di peringkat ketiga setelah menaklukkan Prancis 6-4 dalam pertandingan penuh drama di Miami, Amerika Serikat, Sabtu (18/07/2026).
Laga ini langsung tercatat dalam sejarah sebagai perebutan tempat ketiga dengan jumlah gol terbanyak sepanjang penyelenggaraan Piala Dunia. Sepuluh gol tercipta sepanjang 90 menit, dengan enam di antaranya diborong Inggris.
Bukayo Saka menjadi bintang utama kemenangan Inggris lewat torehan hat-trick. Winger Arsenal itu mengikuti jejak legenda Sir Geoff Hurst sebagai pemain Inggris kedua yang mampu mencetak tiga gol di fase gugur Piala Dunia. Catatan tersebut sekaligus mengantar Inggris meraih hasil terbaik mereka di Piala Dunia sejak menjadi juara pada edisi 1966.
Inggris tampil menggila sejak menit awal. Declan Rice membuka keunggulan melalui tembakan jarak jauh sebelum Ezri Konsa menggandakan skor lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok. Prancis yang tampil terbuka terus memberi ruang bagi lini serang Inggris.
Situasi itu dimanfaatkan sempurna oleh Saka. Ia mencetak dua gol tambahan sebelum turun minum sehingga Inggris menutup babak pertama dengan keunggulan telak 4-0. Bagi Prancis, ini menjadi kali pertama mereka tertinggal empat gol dalam satu babak sejak 1930.
Namun Les Bleus tidak menyerah. Seusai jeda, tim asuhan Didier Deschamps bangkit dan menekan habis-habisan. Kylian Mbappe memperkecil ketertinggalan sebelum Bradley Barcola mencetak gol kedua Prancis. Mbappe kembali mencatatkan namanya di papan skor sehingga selisih gol menyusut menjadi 4-3.
Dwigol Mbappe membuat koleksi golnya di Piala Dunia 2026 mencapai 10 gol, sekaligus menempatkannya di puncak daftar pencetak gol terbanyak turnamen. Ia juga mencatat sejarah sebagai pemain pertama yang mencetak dua digit gol dalam satu edisi Piala Dunia sejak Gerd Muller melakukannya pada 1970.
Saat Prancis terus memburu gol penyeimbang, Inggris justru memperoleh hadiah penalti. Saka yang maju sebagai eksekutor sukses menuntaskan tugasnya dan melengkapi hat-trick sekaligus membawa Inggris kembali menjauh.
Drama belum berakhir. Ousmane Dembele kembali menghidupkan asa Prancis lewat gol pada masa injury time sehingga skor berubah menjadi 5-4.
Namun, Jude Bellingham memastikan kemenangan Inggris dengan aksi individu brilian pada menit-menit akhir. Gelandang Real Madrid itu menggiring bola dari lini tengah, melewati barisan pertahanan Prancis sebelum menaklukkan Mike Maignan dan mengubah skor menjadi 6-4.
Gol tersebut sekaligus menutup penampilan impresif Bellingham sepanjang turnamen. Ia mengakhiri Piala Dunia 2026 dengan koleksi tujuh gol, jumlah terbanyak yang pernah dicetak pemain Inggris dalam satu edisi Piala Dunia.
Selain mengamankan posisi ketiga, kemenangan ini juga menjadi kemenangan pertama Inggris atas tim yang memiliki peringkat FIFA lebih tinggi di ajang Piala Dunia sejak menyingkirkan Argentina pada edisi 2002.
Di sisi lain, Prancis mencatat rekor buruk. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia mereka kebobolan enam gol dalam satu pertandingan, sekaligus menjadi kali pertama Les Bleus kemasukan enam gol di semua kompetisi dalam kurun 66 tahun.