estoria.idArgentina harus menelan pil pahit setelah gagal mempertahankan gelar juara dunia. Tim Tango dipaksa mengakui keunggulan Spanyol yang tampil dominan dan akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia 2026 berkat gol dramatis Ferran Torres pada babak tambahan waktu di Stadion MetLife, New Jersey.

 

Kekalahan ini bukan sekadar soal hasil akhir. Di balik keberhasilan La Roja, tersimpan sederet statistik yang memperlihatkan betapa inferiornya permainan Argentina sepanjang laga. Data Opta mencatat setidaknya ada tujuh fakta yang menjadi noda bagi Lionel Messi dan kawan-kawan di partai puncak.

 

1. Baru Menembak pada Menit ke-116

 

Salah satu fakta paling mencolok adalah mandulnya lini serang Argentina. Tim asuhan Lionel Scaloni baru mampu melepaskan tembakan pertama ketika pertandingan memasuki menit ke-116. Saat itu, Spanyol sudah lebih dulu mencatatkan 20 percobaan tembakan ke arah gawang Emiliano Martinez.

 

2. Hanya Dua Tembakan Sepanjang Laga