estoria.id - Perayaan gelar juara Piala Dunia 2026 yang diraih Timnas Spanyol memunculkan polemik baru. Bukan soal pertandingan, melainkan hilangnya sosok Presiden Amerika Serikat Donald Trump dari foto resmi perayaan yang diunggah di media sosial La Furia Roja.
Dalam prosesi penyerahan trofi, Trump bersama Presiden FIFA Gianni Infantino naik ke podium untuk menyerahkan piala kepada kapten Spanyol, Rodri. Namun, saat Timnas Spanyol mengunggah foto perayaan juara di akun Instagram resminya, yang terlihat hanya para pemain yang tengah merayakan keberhasilan mengangkat trofi.
Tidak tampak Trump maupun Infantino di dalam bingkai foto tersebut. Padahal, berdasarkan tayangan siaran ulang, keduanya masih berada di atas podium ketika para pemain mulai merayakan kemenangan.
Banyak pihak menduga foto tersebut sengaja dipotong (crop) agar hanya menampilkan skuad Spanyol. Dugaan itu semakin menguat karena dalam versi foto beresolusi lebih lebar pun, yang diunggah melalui akun X (Twitter) resmi Timnas Spanyol, Trump dan Infantino tetap tidak terlihat.
Momen di podium itu sebelumnya memang sempat menjadi perhatian publik. Seusai menyerahkan trofi kepada Rodri, Trump tidak langsung meninggalkan panggung. Ia justru berdiri di samping para pemain saat mereka bersiap mengangkat piala.
Dalam tayangan televisi, Rodri bahkan terlihat memberikan gestur dengan tangannya seolah berharap Trump segera bergeser agar skuad Spanyol dapat menikmati momen pengangkatan trofi tanpa kehadiran pihak lain di tengah-tengah mereka.
Beberapa saat kemudian, Presiden FIFA Gianni Infantino terlihat menghampiri Trump dan mengarahkannya untuk meninggalkan area podium. Setelah itu, para pemain Spanyol akhirnya dapat merayakan gelar juara dunia dengan leluasa.
Ini bukan kali pertama Trump menjadi sorotan dalam seremoni penyerahan trofi. Pada final Piala Dunia Antarklub 2025 saat Chelsea menjadi juara, Trump juga tetap berada di podium ketika para pemain The Blues mengangkat trofi.
Kala itu, kapten Chelsea Reece James sempat terlihat kebingungan dengan keberadaan Trump di tengah perayaan tim. Gelandang Cole Palmer bahkan memperlihatkan ekspresi yang dinilai kurang nyaman karena ada sosok di luar tim yang ikut berada dalam momen selebrasi juara.
Unggahan Timnas Spanyol yang tidak menampilkan Trump pun memicu beragam reaksi di media sosial. Sebagian warganet menilai hal itu dilakukan untuk menjaga fokus foto pada para juara, sementara yang lain menganggap penghapusan tersebut merupakan keputusan yang disengaja agar momen bersejarah itu hanya menampilkan skuad La Furia Roja.