Persoalan tersebut sempat memunculkan perhatian luas terhadap tata kelola dan perlindungan atlet di negaranya. Namun, dinamika itu tidak menghentikan langkah An Se Young untuk terus bersaing di level tertinggi.

 

Ia tetap menjaga performa dan konsistensinya dalam berbagai turnamen internasional. Gelar demi gelar terus dikumpulkan hingga kemenangan di Denmark Open 2026 membawanya melewati rekor jumlah gelar Susy Susanti.

 

Melampaui Rekor Legenda Indonesia

 

Koleksi 47 gelar menjadikan An Se Young melampaui catatan 46 gelar yang dikaitkan dengan Susy Susanti. Bagi dunia bulu tangkis, pencapaian ini menandai pertemuan dua era: Susy yang menjadi simbol kejayaan Indonesia pada masa lalu dan An Se Young yang mendominasi persaingan tunggal putri modern.

 

Meski demikian, membandingkan atlet dari generasi berbeda tidak cukup hanya berdasarkan jumlah trofi. Prestasi di Olimpiade, kejuaraan dunia, konsistensi, serta tingkat persaingan pada setiap era juga menjadi pertimbangan dalam menilai kehebatan seorang pemain.