News

Legislator NasDem Kawal Aspirasi Listrik Masalembu ke Kementerian ESDM

Proyek listrik yang dimulai sejak 2019 belum juga rampung. Ahmad Juhairi datang langsung ke Jakarta, menekan percepatan agar warga kepulauan tak terus hidup dalam keterbatasan energi.

ESTORIA Anggota DPRD Kabupaten Sumenep Fraksi NasDem, Ahmad Juhairi, mendampingi perwakilan masyarakat Masalembu dalam memperjuangkan percepatan pembangunan listrik ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta.

Rapat digelar bersama Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan di Kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Jalan H.R. Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (23/2/2026).

Pertemuan tersebut membahas kelanjutan pembangunan jaringan listrik di Pulau Masalembu yang hingga kini belum rampung, meski prosesnya telah dimulai sejak 2019.

Agenda ini turut diikuti secara daring oleh Dinas ESDM Provinsi Jawa Timur dan jajaran PT PLN (Persero) mulai dari PLN Pusat, PLN UID Jawa Timur hingga PLN Area Madura. Pemerintah Kabupaten Sumenep juga hadir melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Dalam forum tersebut, Ketua SNNU PC Masalembu, Jailani, menegaskan bahwa kebutuhan listrik bagi warga kepulauan bukan sekadar soal penerangan, melainkan menyangkut keberlangsungan ekonomi dan layanan dasar masyarakat.

“Listrik sangat dibutuhkan, bukan hanya untuk menerangi rumah warga pada malam hari, tetapi juga untuk mendukung sektor perikanan yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat Masalembu. Kami membutuhkan listrik untuk pengolahan hasil perikanan dan pelayanan publik, khususnya kesehatan,” jelas Jailani.

Sementara itu, Ahmad Juhairi menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi warga hingga proyek tersebut benar-benar tuntas.

“Saya mewakili rakyat Pulau Masalembu kembali menekankan kepada PT PLN sebagai pelaksana dan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap ketersediaan anggaran agar segera menyelesaikan pembangunan listrik di Pulau Masalembu,” katanya.

Ia menambahkan, negara melalui PLN harus hadir secara nyata untuk memastikan masyarakat kepulauan mendapatkan akses listrik yang layak dan berkelanjutan sebagaimana daerah lain di Indonesia.

“Proses sudah dimulai sejak 2019, namun hingga kini belum selesai,” tegas legislator NasDem Kota Keris itu.

Hingga berita ini diterbitkan, proses koordinasi lintas lembaga masih terus berlangsung guna memastikan kepastian penyelesaian pembangunan jaringan listrik di Masalembu.

Sebagai informasi, SNNU PC Masalembu merupakan kepanjangan dari Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama Pimpinan Cabang Masalembu, organisasi yang menghimpun dan memperjuangkan kepentingan nelayan di wilayah kepulauan tersebut.

SNNU aktif dalam advokasi kebijakan kelautan, penguatan ekonomi nelayan, serta mendorong pemenuhan infrastruktur dasar yang menopang aktivitas perikanan, termasuk akses listrik bagi masyarakat pesisir.

***

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button