estoria.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia kembali menjadi sorotan. Kali ini, dampaknya bahkan terlihat hingga Singapura.

 

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyoroti kondisi tersebut setelah melihat langsung situasi udara dari gedung kantor Google di Singapura.

 

Melalui unggahannya di Instagram pada Senin (14/9/2026), Anies memperlihatkan kondisi udara yang terdampak kabut asap. Ia menyebut asap tersebut berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

 

Anies kemudian mengajak publik membayangkan kondisi masyarakat yang tinggal jauh lebih dekat dengan sumber polusi dibandingkan dirinya yang melihat dampaknya dari Singapura.

 

"Kalau di Singapura saja seperti ini kondisinya, coba bayangkan bagaimana dengan warga yang dekat dengan sumber polusinya?" ujar Anies.

 

Menurut Anies, kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan karhutla bukan perkara kecil. Dampaknya tidak hanya dirasakan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran, tetapi juga dapat meluas hingga ke wilayah lain bahkan menyeberangi batas negara.

 

Karena itu, ia menilai penanganan karhutla harus segera dituntaskan. Kebakaran hutan dan lahan, menurutnya, merupakan persoalan yang sangat mendesak dan membutuhkan tindakan cepat.

 

Anies juga mengingatkan bahwa masyarakat yang berada di sekitar sumber kebakaran tentu menghadapi risiko paparan asap dan polusi yang lebih berat.

 

"Kalau di Singapura saja seperti ini kondisinya," kata Anies, seraya meminta perhatian lebih besar terhadap kondisi warga yang berada di kawasan terdampak langsung.

 

Unggahan Anies tersebut kemudian mendapat perhatian warganet. Sejumlah pengguna media sosial memberikan dukungan terhadap sorotan tersebut sekaligus meminta pemerintah bergerak cepat untuk mengatasi karhutla.

 

Perdebatan mengenai kabut asap pun kembali mengemuka. Bagi masyarakat yang berada di sekitar titik kebakaran, persoalannya bukan hanya soal jarak pandang atau kualitas udara, tetapi juga bagaimana mereka menjalani aktivitas sehari-hari di tengah kepungan asap.

 

Sorotan Anies menjadi pengingat bahwa ketika dampak karhutla sudah terlihat hingga Singapura, persoalan di wilayah sumber kebakaran tentu membutuhkan perhatian yang jauh lebih serius.