ESTORIA – Momen yang telah lama ditunggu akhirnya tiba bagi Moreno. Kapten Bigetron Esports itu tidak hanya berhasil mengantarkan timnya meraih gelar juara MPL Indonesia, tetapi juga menyabet penghargaan Finals MVP untuk pertama kalinya dalam kariernya.
Bigetron tampil dominan saat menghadapi ONIC Esports di Grand Final MPL Indonesia Season 17. Dengan permainan disiplin dan strategi yang matang, tim berjuluk Robot Merah itu menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 4-1, sekaligus mengakhiri perjalanan panjang mereka menuju puncak kompetisi Mobile Legends paling bergengsi di Indonesia.
Di balik selebrasi dan euforia kemenangan, ada cerita pembuktian yang tersimpan dalam diri Moreno. Selama beberapa musim terakhir, namanya kerap menjadi sorotan. Sebagai kapten, ia memikul ekspektasi besar untuk membawa Bigetron kembali bersaing di level tertinggi. Tidak sedikit kritik dan keraguan yang datang ketika hasil yang diharapkan belum kunjung tercapai.
Semua keraguan seakan terjawab. Saat berdiri di atas panggung juara sambil menggenggam trofi, Moreno mengungkapkan rasa syukur kepada pihak-pihak yang selama ini mendukung perjalanannya.
“Terima kasih Tuhan. Terima kasih untuk Bigetron yang selalu mendukung gua selama ini, keluarga gua, pasangan gua. Soal Double MVP, buat gua nggak terlalu peduli. Yang penting akhirnya gua bisa buktiin. Ini MVP pertama gua," katanya, Minggu (14/06/2026).
Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa penghargaan individu bukanlah tujuan utamanya. Bagi Moreno, gelar MVP menjadi simbol dari kerja keras, pengorbanan, dan proses panjang yang akhirnya berbuah hasil.
Keberhasilan meraih MVP Final juga menjadi bukti bahwa perannya sebagai pemimpin tim berjalan efektif. Di sepanjang partai puncak, Moreno mampu menjaga ritme permainan tim, mengambil keputusan penting dalam situasi krusial, dan menjadi sosok yang konsisten saat Bigetron membutuhkan momentum.
Meski baru saja meraih gelar juara nasional, Moreno menegaskan bahwa fokus tim kini sudah tertuju pada tantangan berikutnya. Bigetron akan mewakili Indonesia di panggung internasional, dan target mereka belum berhenti sampai di sini.
“Nggak sabar, karena kita sama-sama udah nggak sabar buat ke Paris.”
Ucapan singkat itu menjadi sinyal bahwa Bigetron tidak ingin berpuas diri. Setelah menaklukkan Indonesia, mereka kini mengincar pembuktian yang lebih besar di level dunia.