Untuk posisi ketiga diraih Sutomo dan Naju, yang berhak atas hadiah kipas angin. Sedangkan pasangan Tatip dan Eel harus puas berada di peringkat keempat dengan membawa pulang sarung.
Ketua Panitia Domino Championship Pemuda Candi, Abd Latif, menyebut tingginya partisipasi masyarakat menjadi salah satu hal yang membuat pelaksanaan turnamen berjalan meriah.
Menurutnya, sejak masa pendaftaran dibuka hingga pertandingan mencapai babak final, antusiasme warga terus terlihat.
Namun, bagi panitia, kompetisi tersebut tidak semata-mata mengejar siapa yang keluar sebagai pemenang. Ada tujuan lain yang dianggap jauh lebih penting, yakni menciptakan ruang pertemuan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, dari awal pendaftaran sampai final antusias masyarakat sangat luar biasa. Ini bukan hanya soal menang dan kalah, tetapi bagaimana kita bisa berkumpul, bersilaturahmi dan menjaga kebersamaan,” ujar Abd Latif.
Ia mengatakan, semangat kebersamaan itulah yang coba dibangun Pemuda Candi melalui penyelenggaraan Domino Championship.