ESTORIA - Perjalanan laut dari Pulau Masalembu menuju Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, diwarnai kabar duka. Seorang penumpang bernama Subaidi (77), warga Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, meninggal dunia saat berada di atas kapal yang tengah berlayar menuju daratan Madura.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Subaidi berangkat bersama penumpang lainnya dari Masalembu menuju Kalianget. Namun, sekitar empat jam setelah kapal meninggalkan pelabuhan, lansia tersebut dilaporkan meninggal dunia di tengah perjalanan.

 

Meski terjadi peristiwa tersebut, kapal tetap melanjutkan pelayaran menuju Kalianget karena masih membawa penumpang lain. Perjalanan laut dari Masalembu ke Kalianget sendiri membutuhkan waktu sekitar 12 jam.

 

Setibanya di Sumenep, jenazah Subaidi langsung dijemput oleh keluarga dan warga menggunakan perahu yang datang dari Masalembu. Jenazah kemudian dipersiapkan untuk dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya.

 

Proses pemulangan jenazah mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep. Melalui program kemanusiaan, Baznas memberikan bantuan biaya pemulangan jenazah yang diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Sumenep di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep.

 

Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada warga kepulauan yang sedang menghadapi musibah.

 

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya Bapak Subaidi. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Bantuan ini kami serahkan untuk membantu biaya pemulangan jenazah agar dapat segera dibawa pulang ke Masalembu," ujarnya, Senin (15/05/2026).

 

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga korban yang tengah berduka.

 

"Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban keluarga almarhum. Mengingat jarak yang cukup jauh dan biaya transportasi laut yang tidak sedikit, semoga bantuan ini dapat membantu proses pemulangan jenazah hingga tiba di kampung halaman," tambahnya.

 

Diketahui, proses pemulangan jenazah menuju Pulau Masalembu memerlukan perjalanan laut yang cukup panjang. Jika menggunakan perahu dari Kalianget menuju Masalembu, waktu tempuh bisa mencapai 15 hingga 20 jam, tergantung kondisi cuaca dan gelombang laut.