Operasi militer tersebut juga telah menguras anggaran AS lebih dari US$37,5 miliar atau sekitar Rp570 triliun.
Sebanyak 18 prajurit AS dilaporkan tewas.
Trump kemudian membandingkan jumlah korban tersebut dengan sejumlah operasi militer Amerika Serikat lainnya.
Ia menyinggung operasi di Venezuela pada Januari 2026 yang berujung pada penangkapan mantan Presiden Nicolás Maduro. Menurut Trump, operasi tersebut tidak menyebabkan korban jiwa dari pihak AS.
Trump juga membawa-bawa Perang Vietnam untuk memperkuat argumennya. Ia mengklaim sekitar 100 ribu tentara AS tewas dalam perang tersebut.