Kobaran api yang muncul sekitar pukul 00.25 WIT itu dengan cepat menyebar di kawasan pasar yang dipenuhi bangunan dan permukiman berbahan kayu.
Dalam waktu singkat, sekitar 40 bangunan dilaporkan ludes terbakar. Warga yang tengah terlelap pun harus berhadapan dengan situasi darurat yang berlangsung begitu cepat.
Polisi mencatat terdapat 11 korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Lima korban merupakan orang dewasa, sedangkan enam lainnya masih anak-anak.
Kelima korban dewasa yang telah terdata yakni Najamuddin (70), pasangan suami istri Hasyim (30) dan Risma Falma (28), serta pasangan suami istri Wandi (36) dan Herlina (30).
Sementara enam korban anak-anak masing-masing bernama Arsi (9), Icha (6), Al Yusuf (2), Aska (9), Abie (6), dan Adit (5).