Meluas hingga Turki, Aliyev Singgung Campur Tangan
Polemik hijab di Azerbaijan turut menarik perhatian masyarakat Turki. Sejumlah pihak membandingkan situasi tersebut dengan kebijakan pembatasan jilbab di universitas dan lingkungan pekerjaan pemerintahan Turki pada 1997, dalam periode yang dikenal sebagai kudeta pascamodern.
Perbandingan itu memicu solidaritas lintas negara. Sejumlah demonstran berkumpul di depan Konsulat Azerbaijan di Istanbul untuk memprotes pembatasan yang dinilai berdampak terhadap perempuan Muslim. Mereka mendesak pemerintah di Baku meninjau kembali kebijakan tersebut.
Isu ini kemudian turut menjadi perhatian politik setelah Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev melontarkan pernyataan yang dipandang sebagai kritik tersirat terhadap pihak-pihak yang dinilai mencampuri urusan dalam negeri negaranya.
Dalam pidatonya di kongres Partai Azerbaijan Baru, Aliyev memperingatkan agar pihak lain tidak mencampuri gaya hidup masyarakat Azerbaijan. Meski tidak menyebut Turki secara langsung, pernyataan tersebut muncul di tengah meluasnya protes terkait aturan hijab.