“Kegiatan ini merupakan program kolaborasi OSIS MA dan MTs Ta’limus Shibyan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026. Kami ingin momentum ini menjadi ruang bagi para santri untuk merefleksikan kembali perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia,” ujar KH. Moh. Irsyad.

 

Ia menjelaskan, peringatan HSN tahun ini juga berfokus pada tema resmi yang diusung Kementerian Agama Republik Indonesia, yakni Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas.

 

Tema tersebut, kata dia, menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa, bukan hanya dalam bidang keagamaan, melainkan juga dalam pendidikan, sosial, dan pembangunan nasional.

 

Pemutaran film Sang Kiai dipilih sebagai salah satu media untuk mendekatkan generasi muda dengan sejarah perjuangan para ulama. Film tersebut mengangkat sosok KH Hasyim Asy’ari dan perjuangan kaum santri dalam menghadapi penjajahan, termasuk semangat yang melatarbelakangi Resolusi Jihad.

 

Melalui kegiatan nobar, para siswa diharapkan dapat memahami bahwa kemerdekaan Indonesia tidak terlepas dari kontribusi para kiai, ulama, dan santri yang berjuang dengan keyakinan, keberanian, serta pengorbanan.