estoria.id - Nama Letjen TNI Lucky Avianto mencuri perhatian dalam peringatan HUT ke-81 TNI. Bukan tanpa alasan. Perwira tinggi TNI Angkatan Darat itu mendapat kepercayaan menjadi Komandan Upacara Parade HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).
Di hadapan ribuan prajurit dan alutsista TNI yang dipamerkan dalam parade, Lucky memimpin jalannya upacara yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Presiden bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam peringatan tersebut.
Penunjukan Lucky menjadi komandan upacara menjadi salah satu sorotan karena karier militernya dibangun dari berbagai penugasan, termasuk pengalaman panjang di lingkungan Komando Pasukan Khusus atau Kopassus.
Lucky merupakan perwira tinggi TNI AD dari kecabangan Infanteri. Ia lahir di Jakarta pada 2 Oktober 1974 dan merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1996.
Dari pendidikan militernya, Lucky tercatat sebagai peraih Adhi Makayasa, penghargaan yang diberikan kepada lulusan terbaik Akmil. Pendidikan militernya kemudian berlanjut melalui Seskoad dan Sesko TNI.
Karier Lucky di dunia militer banyak ditempa melalui penugasan di lingkungan Kopassus. Ia pernah menjalani sejumlah posisi lapangan, mulai dari Komandan Peleton hingga Komandan Kompi.
Jejak kariernya berlanjut sebagai Perwira Seksi Operasi Batalyon dan Kasiops Grup 1 Kopassus.
Dari satu penugasan ke penugasan berikutnya, tanggung jawab yang diembannya semakin besar. Lucky kemudian dipercaya menduduki posisi Wakil Komandan Batalyon 11, Danyonif 400/Banteng Raiders, Danyonif 500/Raider, hingga Dandim 0829/Bangkalan.
Pengalaman di satuan tempur dan teritorial tersebut menjadi bekal bagi Lucky untuk memasuki sejumlah jabatan strategis di lingkungan TNI.
Ia pernah menjabat Waasops Danjen Kopassus, Asren Danjen Kopassus, Asops Danjen Kopassus, hingga Asops Kasdam XVIII/Kasuari.
Lucky selanjutnya dipercaya menjadi Danrindam XII/Tanjungpura. Ia juga pernah mengemban tugas sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat III Bidang Hubungan Internasional Panglima TNI.
Kariernya kemudian memasuki babak baru ketika Lucky ditunjuk sebagai Pangdam XXIV/Mandala Trikora.
Jabatan tersebut memiliki posisi strategis karena Kodam XXIV/Mandala Trikora merupakan salah satu dari enam Kodam baru yang dibentuk TNI AD pada 2025.
Lucky menjadi pejabat yang mengemban komando setelah dilakukan pengalihan komando dan pengendalian terhadap enam Kodam baru tersebut.
Namun, masa tugasnya sebagai Pangdam XXIV/Mandala Trikora relatif singkat. Pada April 2026, tongkat komando Pangdam XXIV/Mandala Trikora diserahkan kepada Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia.
Pada periode yang sama, Lucky mendapat penugasan baru sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III. Serah terima jabatan tersebut dikonfirmasi TNI AD pada 8 April 2026.
Sebagai Pangkogabwilhan III, Lucky kembali mendapat tanggung jawab yang berkaitan erat dengan wilayah timur Indonesia, termasuk Papua.
Pengalaman Lucky di Papua bukan sesuatu yang baru. Sebelumnya, ia telah terlibat dalam berbagai penugasan di kawasan tersebut.
Pada 17 Agustus 2026, misalnya, Lucky memimpin upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua.
Upacara tersebut memiliki simbol tersendiri karena digelar di lokasi yang sebelumnya menjadi markas kelompok bersenjata.
Kini, pengalaman panjang tersebut membawanya ke panggung nasional dalam peringatan HUT ke-81 TNI.
Sebagai Komandan Upacara, Lucky berdiri di hadapan Presiden Prabowo dan ribuan personel TNI. Dari perjalanan panjangnya di Kopassus, satuan tempur, wilayah teritorial hingga komando gabungan pertahanan, sosok Lucky Avianto kini berada di salah satu posisi yang menjadi sorotan dalam perayaan hari ulang tahun TNI.