estoria.id - Debut Shin Tae Yong sebagai pelatih Persija Jakarta harus berakhir dengan hasil pahit. Dalam laga pembuka Piala Presiden 2026 yang digelar di markas Persebaya Surabaya, Minggu (26/07/2026), Macan Kemayoran dipaksa menyerah 0-1 akibat gol bunuh diri Radovan Pankov.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persebaya tampil percaya diri dengan menurunkan komposisi pemain terbaik. Pelatih Bernardo Tavares tampak ingin membuktikan bahwa tim racikannya sudah siap bersaing meski memiliki waktu persiapan yang relatif singkat. Dukungan penuh ribuan Bonek di Stadion Gelora Bung Tomo juga membuat Bajul Ijo tampil agresif dan terus menekan pertahanan tim tamu.
Di sisi lain, Shin Tae Yong justru memanfaatkan laga ini untuk menguji kedalaman skuad. Sejumlah pemain muda diberi kesempatan tampil sejak menit pertama, di antaranya Agi Firmansyah, Victor Dethan, Figo Dennis, dan Fajar Faturrahman.
Perbedaan pendekatan kedua tim membuat Persebaya lebih banyak menguasai jalannya pertandingan. Meski demikian, lini belakang Persija yang dikawal Denis Kolinger dan Radovan Pankov mampu meredam berbagai upaya serangan tuan rumah. Hingga turun minum, skor tetap bertahan 0-0.
Memasuki babak kedua, Persebaya masih mendominasi penguasaan bola. Namun peluang berbahaya tetap minim karena rapatnya pertahanan Persija.
Petaka bagi Macan Kemayoran datang pada menit ke-64. Dalam situasi yang sebenarnya tidak terlalu mengancam, terjadi miskomunikasi antara bek Radovan Pankov dan kiper Aqil Savik. Bola justru masuk ke gawang sendiri setelah Pankov melakukan antisipasi yang keliru, membuat Persebaya unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Shin Tae Yong langsung melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Pratama Arhan. Laga tersebut sekaligus menjadi penampilan perdana Arhan bersama Persija setelah sebelumnya berkarier di Jepang, Korea Selatan, dan Thailand.
Persija berusaha membalas di sisa pertandingan, bahkan sempat membobol gawang Persebaya. Namun gol tersebut dianulir wasit sehingga harapan menyamakan kedudukan sirna.
Skor 1-0 untuk kemenangan Persebaya bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini menjadi awal yang kurang manis bagi perjalanan Shin Tae Yong bersama Persija Jakarta, sementara Bajul Ijo sukses membuka langkah di Piala Presiden 2026 dengan kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.