estoria.id - Peninjauan program cetak sawah di wilayah Muliama, Papua Pegunungan, berujung maut. Tiga aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pertanian dilaporkan tewas setelah rombongan mereka diserang kelompok bersenjata pada Rabu (9/9/2026).

 

Rombongan tersebut diketahui berjumlah delapan orang. Dalam insiden penembakan itu, lima orang berhasil menyelamatkan diri, sementara tiga lainnya menjadi korban.

 

Ketiga korban masing-masing Kepala Bidang Peternakan, Aprida Rapi (49), dokter hewan Alfonsius Albinus Meha (35), serta calon pegawai negeri sipil (CPNS) Willi Mbuik (25).

 

Aprida Rapi dan Alfonsius Albinus Meha disebut meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara Willi Mbuik sempat dievakuasi dan mendapat penanganan di fasilitas kesehatan terdekat. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

 

Pasca kejadian, aparat keamanan bergerak melakukan penyelidikan sekaligus memburu kelompok yang diduga terlibat dalam penembakan tersebut.