estoria.id - Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola Thailand. Seorang pemain muda Yala FC, Safwan Awae, meninggal dunia setelah tersambar petir ketika pertandingan semifinal Golok FA Cup 2026 masih berlangsung di Stadion Santiphap (Baboo), Distrik Suai Ko-lok, Provinsi Narathiwat, Selasa (04/08/2026).

 

Insiden tragis itu terjadi ketika laga memasuki babak tambahan waktu. Sejak pertengahan pertandingan, cuaca di sekitar stadion mulai memburuk. Hujan deras disertai kilatan petir mengguyur lapangan, sementara sebagian besar penonton terlihat berlindung menggunakan payung dan jas hujan.

 

Meski kondisi lapangan semakin licin dan cuaca dinilai tidak bersahabat, pertandingan tetap dilanjutkan. Hingga akhirnya, sebuah sambaran petir menghantam area tengah lapangan tempat para pemain sedang berduel memperebutkan bola.

 

Safwan Awae yang berada di lokasi sambaran langsung roboh. Rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kilatan petir disusul suara ledakan keras sebelum pemain berusia 24 tahun itu terjatuh di atas lapangan.

 

Tim medis segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban. Namun, Safwan dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya setelah tersambar petir.