estoria.id - Lini depan Timnas Indonesia mendapat tambahan sinyal positif menjelang FIFA ASEAN Cup 2026. Mitchell Baker kembali menunjukkan ketajamannya bersama Georgetown Hoyas.
Penyerang berusia 19 tahun itu tampil produktif pada awal musim 2026/2027. Dari tujuh pertandingan, Mitchell sudah mengemas enam gol dan dua assist.
Produktivitas tersebut bukan datang dari satu pertandingan saja. Mitchell mencetak satu gol saat Georgetown menang 5-1 atas High Point pada 11 September 2026.
Sebelumnya, ia juga mencatatkan brace ketika menghadapi Oregon State dan Duke. Satu gol lainnya dibukukan ke gawang North Carolina.
Performa tersebut menjadi perhatian karena Mitchell bukan nama asing bagi Timnas Indonesia. Pemain kelahiran Australia itu sudah masuk skuad Piala AFF 2026 dan bahkan menjadi top skor Indonesia dengan empat gol.
Kini, ketajamannya bersama klub kembali muncul ketika Timnas Indonesia bersiap menghadapi agenda FIFA ASEAN Cup 2026.
Situasi itu membuat persaingan di lini depan semakin terbuka. Terlebih, beberapa penyerang yang selama ini menjadi pilihan, seperti Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen, disebut belum mencetak gol bersama klub pada periode yang sama.
Meski sebagian besar penampilan Mitchell masih berada di kompetisi kampus, ia juga tercatat membela Vermont Green yang bermain di kasta kedua kompetisi Amerika Serikat.
Catatan tersebut berpotensi menjadi pertimbangan bagi John Herdman dalam menentukan komposisi lini depan Timnas Indonesia.
Jika Mitchell kembali dipanggil, persaingan untuk mendapatkan tempat di skuad Garuda tentu semakin ketat. Nama seperti Jens Raven dan Rizky Eka Pratama juga berada dalam perebutan posisi di lini depan.
Bukan hanya Mitchell yang menjadi opsi. Mauro Zijlstra juga mulai kembali setelah pulih dari cedera.
Penyerang Persija Jakarta yang kini dipinjamkan ke Arema FC tersebut sudah mencetak satu gol di Super League 2026/2027.
Dengan semakin banyak penyerang yang mulai menunjukkan produktivitas, Herdman memiliki sejumlah opsi untuk menentukan komposisi lini depan Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026.
Satu hal yang jelas, Mitchell Baker sedang mengirimkan sinyal lewat gol-golnya.