estoria.id - Perjalanan panjang Cristiano Ronaldo bersama Timnas Portugal akhirnya mencapai garis akhir. Megabintang sepak bola dunia itu resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari panggung internasional pada Kamis (5/11/2026).
Kabar tersebut disampaikan langsung Ronaldo melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya. Keputusan itu sekaligus menandai berakhirnya pengabdian pemain berjuluk CR7 tersebut setelah lebih dari dua dekade mengenakan seragam kebanggaan Portugal.
Ronaldo pertama kali memperkuat tim nasional pada Agustus 2003. Saat itu, usianya baru menginjak 18 tahun dan Portugal masih berada di bawah arahan pelatih Luiz Felipe Scolari.
Sejak debut tersebut, Ronaldo menjelma menjadi sosok sentral sekaligus ikon sepak bola Portugal. Selama membela negaranya, ia mencatatkan 234 penampilan dengan torehan 146 gol dan 45 assist.
Catatan tersebut mengukuhkan namanya sebagai pencetak gol sekaligus penyumbang assist terbanyak sepanjang sejarah Timnas Portugal.
Bukan sekadar angka, Ronaldo juga menjadi bagian penting dari lahirnya era kejayaan sepak bola Portugal. Puncaknya terjadi pada Euro 2016 ketika Portugal berhasil mengalahkan tuan rumah Prancis dengan skor 1-0 di partai final. Gelar itu menjadi trofi bergengsi pertama Portugal di level senior Eropa.
Kesuksesan tersebut berlanjut melalui UEFA Nations League. Portugal meraih gelar pada 2019 setelah menundukkan Belanda 1-0. Mereka kembali menjadi juara pada 2025 usai melewati perlawanan Spanyol dengan skor 5-3 melalui adu penalti setelah bermain imbang 2-2.
Namun, di balik sederet pencapaian dan trofi yang berhasil diraih, ada satu mimpi besar yang tak pernah terwujud dalam perjalanan internasional Ronaldo: mengangkat trofi Piala Dunia.
Sepanjang kariernya, Ronaldo tercatat mengikuti enam edisi Piala Dunia sejak 2006. Dalam 27 pertandingan di turnamen tersebut, ia membukukan 11 gol dan dua assist.
Namanya pun masuk dalam catatan sejarah sebagai salah satu pemain yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia, sejajar dengan Lionel Messi.
Meski demikian, pencapaian terbaik Ronaldo di turnamen sepak bola terbesar dunia itu tetap menjadi bagian dari perjalanan panjang yang penuh tantangan. Gelar juara Piala Dunia menjadi satu-satunya trofi besar yang belum berhasil ia persembahkan untuk Portugal.
Kini, keputusan gantung sepatu dari tim nasional menutup sebuah babak penting dalam sejarah sepak bola Portugal. Ronaldo mungkin tidak membawa pulang trofi Piala Dunia, tetapi rekor, gelar Eropa, dan dedikasinya selama lebih dari 23 tahun telah menempatkannya sebagai salah satu legenda terbesar yang pernah dimiliki Portugal.