“Tapi intinya pada prinsipnya Indonesia siap dengan segala kemungkinan yang akan terjadi. Jadi kita sudah sedia payung sebelum hujan,” jelas Airlangga dalam keterangan kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (21/2).

Pemerintah Indonesia juga meminta agar fasilitas tarif 0 persen yang telah diberikan untuk sejumlah komoditas, termasuk kopi, kakao, serta beberapa produk pertanian dan sektor tertentu dalam rantai pasok, tetap dipertahankan.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari otoritas Amerika Serikat dalam masa transisi kebijakan tarif tersebut.

***