Menurut Hairil, literasi keuangan tidak hanya berkaitan dengan kebiasaan menabung. Lebih dari itu, kemampuan memahami keuangan akan membantu seseorang dalam mengambil keputusan yang tepat serta meminimalkan berbagai risiko finansial.
“Literasi keuangan bukan hanya tentang menabung, tetapi juga bagaimana seseorang mampu merencanakan masa depan, membuat keputusan keuangan yang tepat, dan terhindar dari berbagai risiko keuangan,” katanya.
Ia menambahkan, BPRS Bhakti Sumekar akan terus memperluas jangkauan program edukasi tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas.
“Karena itu, kami berkomitmen untuk terus hadir memberikan edukasi yang mudah dipahami dan bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Program ini mendapat respons positif dari para siswa maupun tenaga pendidik. Selain memperoleh pengetahuan baru tentang pengelolaan keuangan, para peserta juga didorong untuk membangun kebiasaan mengatur uang saku serta menumbuhkan budaya menabung sejak dini.