ESTORIA - Pergerakan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI mengalami tekanan cukup signifikan pada perdagangan Kamis (18/06/2026). Berdasarkan data Google Finance, harga saham BBRI ditutup di level Rp2.960 per saham, turun 3,90 persen atau terkoreksi 120 poin dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp3.080.
Sepanjang perdagangan, saham bank pelat merah terbesar di Indonesia itu bergerak dalam rentang Rp2.960 hingga Rp3.060 per saham. Tekanan jual terlihat mendominasi sejak awal sesi perdagangan, membuat harga saham BBRI sempat menyentuh level terendah hariannya di Rp2.960.
Penurunan ini sekaligus membuat saham BBRI kembali berada di bawah level psikologis Rp3.000 per saham. Kondisi tersebut menjadi perhatian investor mengingat BBRI selama ini dikenal sebagai salah satu saham unggulan sektor perbankan dengan kapitalisasi pasar yang mencapai Rp439,78 triliun.
Meski mengalami koreksi harian, fundamental perseroan masih ditopang oleh kinerja bisnis yang kuat. Data yang ditampilkan Google Finance menunjukkan BBRI memiliki rata-rata volume perdagangan mencapai 368,25 juta lembar saham, sementara volume transaksi pada perdagangan hari ini tercatat sekitar 356,40 juta lembar saham.
Selain itu, BRI juga dikenal sebagai emiten dengan tingkat pembagian dividen yang menarik. Tercatat, dividend yield BBRI berada di kisaran 11,69 persen, dengan dividen kuartalan sekitar Rp86 per saham.