Akibat distribusi yang terlambat, waktu makan siang siswa sudah tiba lebih dulu. Pihak sekolah pun mengizinkan siswa membeli makanan di kantin agar tidak menunggu terlalu lama.
Ketika paket MBG akhirnya tiba, sebagian besar siswa telah makan. Meski demikian, makanan MBG tetap dibagikan dan dikonsumsi, hanya saja banyak yang tidak habis karena para siswa sudah kenyang.
"Anak-anak tetap makan makanan MBG, tetapi hanya tersisa sedikit karena sebelumnya sudah membeli makanan di kantin. Jadi yang dibuang itu hanya sisa makanan, bukan paket MBG yang masih utuh," jelasnya.
Ia menambahkan, sisa makanan tersebut sebenarnya telah direncanakan untuk diambil oleh para guru sehingga tidak langsung dibuang begitu saja.
Selain meluruskan isi video, pihak sekolah juga membantah sebagai pihak yang merekam maupun menyebarkan rekaman tersebut.
Saat kejadian, area MTsN 4 Bondowoso digunakan sebagai lokasi parkir kendaraan VIP dalam rangka kunjungan Wakil Menteri. Karena itu, pihak sekolah menduga video direkam oleh orang di luar lingkungan madrasah.