Sebelum bertolak, Gibran juga mengajak sejumlah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Indonesia (UI) untuk terlibat dalam pendampingan psikologis bagi para penyintas.

 

Keterlibatan mahasiswa tersebut diarahkan untuk membantu proses trauma healing, terutama bagi warga yang mengalami tekanan psikologis setelah menghadapi bencana.

 

Gibran menilai kepedulian dan energi anak muda dapat diarahkan menjadi aksi nyata untuk membantu masyarakat di wilayah terdampak.

 

Rombongan Wapres bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 09.00 WIB.

 

Melalui kunjungan tersebut, pemerintah ingin mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi warga sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat terpenuhi. Informasi dari lapangan diharapkan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan dan pemulihan berikutnya.