Namun, penjelasan tersebut justru tidak menghentikan perdebatan. Sejumlah warganet tetap mempertanyakan dampak pembakaran terhadap lingkungan, termasuk kemungkinan keberadaan satwa yang berada di kawasan tersebut.

 

Sorotan semakin kuat karena setelah kondisi lahan tampak hangus, area itu dalam video justru terlihat mulai dimanfaatkan untuk menanam bibit kelapa sawit.

 

Komentar publik pun terbelah. Ada yang mempertanyakan praktik pembukaan lahan, sementara sebagian lainnya menyoroti potensi kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap habitat satwa.

 

"Demi sawit rela membunuh hewan dengan cara membakar hutan," tulis salah seorang pengguna media sosial.

 

Meski demikian, tudingan bahwa lahan tersebut merupakan kawasan hutan atau bahwa kebakaran sengaja dilakukan untuk membuka perkebunan sawit belum dapat dipastikan hanya berdasarkan rekaman video dan komentar di media sosial.