esrtoria.id — Isu perombakan kabinet kembali berembus di tengah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengaku tidak terusik dengan spekulasi mengenai kemungkinan dirinya dicopot dari jabatan.

 

Pigai bahkan menegaskan tidak memiliki alasan untuk takut kehilangan posisi sebagai menteri. Baginya, jabatan merupakan kewenangan Presiden dan penilaian terhadap kinerja menteri sepenuhnya berada di tangan Kepala Negara.

 

Pernyataan itu disampaikan Pigai saat berada di Denpasar, Bali, Jumat. Dengan nada santai, ia menyebut tidak masuk akal jika dirinya harus berhenti bekerja hanya karena dihantui isu reshuffle.

 

“Tidak ada (takut). Kalau saya takut, untuk apa saya ke Bali? Mending tunggu, lihat-lihat handphone di Jakarta saja. Nunggu kan biasa saja,” ujar Pigai.

 

Menurut dia, seorang menteri tidak seharusnya larut dalam spekulasi mengenai posisinya. Ia memilih tetap menjalankan agenda dan bekerja seperti biasa.