Pigai menegaskan, Presiden Prabowo memiliki kewenangan untuk mengevaluasi seluruh anggota kabinet, termasuk menentukan apakah seorang menteri masih dipertahankan atau diganti.
“Pigai terkenal karena kerja. Mana ada orang terkenal kalau tanpa kerja, diam-diam. Yang menilai itu Presiden. Presiden yang menilai. Presiden yang memiliki kapasitas, otoritas, hak prerogatif untuk menilai KPI (Key Performance Index) para menteri,” katanya.
Tak Mau Dinilai dari Survei
Pigai juga menyinggung cara seorang menteri semestinya dievaluasi. Menurut dia, ukuran kinerja kabinet seharusnya bertumpu pada data dan capaian kerja, bukan sekadar hasil survei maupun pemberitaan media.
Ia mengatakan Prabowo sebagai Presiden memiliki kapasitas untuk melihat langsung kinerja para pembantunya berdasarkan data yang tersedia.