“Pak Prabowo itu intelektual. Intelektual itu menilai berbasis kepada data. Oleh karena itulah penilaian-penilaian itu kepada Presiden, bukan oleh survei, bukan oleh wartawan,” ujar Pigai.

 

Karena itu, Pigai mengaku tidak pernah memikirkan apakah posisinya akan berubah akibat reshuffle. Saat datang ke Bali, ia mengatakan fokusnya hanya menjalankan tugas sebagai Menteri HAM.

 

“Saya kemarin datang ke sini saya tidak pernah mikir posisi saya akan berubah atau tidak, saya kerja saja. Karena saya tahu Presiden yang menilai,” katanya.

 

Pigai pun memilih tidak terjebak dalam berbagai spekulasi mengenai reshuffle. Baginya, selama masih dipercaya menjalankan tugas, pekerjaan sebagai menteri harus tetap dilakukan.