Namun, situasi yang kemudian menjadi sorotan terjadi ketika pasien disebut mengalami muntah dan infus mengalami kemacetan.
Dalam keterangannya, perawat tersebut mengatakan bahwa dirinya mematikan infus terlebih dahulu. Ia beralasan tindakan itu dilakukan saat pasien sedang muntah dan berencana kembali setelah kondisi tersebut selesai ditangani.
“Muntahnya diselesaikan dulu, Mas. Untuk infusnya saya matikan dulu, nanti saya ke sini lagi,” ujar perawat dalam video tersebut.
Penjelasan itu langsung mendapat tanggapan keras dari pria yang memeriksanya. Ia mempertanyakan keputusan perawat mematikan infus sekaligus meninggalkan pasien ketika kondisinya sedang mengalami muntah.
“Mbak, dalam keadaan pasien muntah, Mbak matikan infus, Mbak tinggalkan!” ucap pria tersebut dengan nada tinggi.