estoria.id - Lebih dari sepekan setelah Moh. Firman Ramadhani alias Dani (22) meninggal dunia di Rumah Sakit Baghraf Health Care (BHC) Sumenep, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) setempat belum memastikan jadwal kunjungan tim evaluasi ke rumah sakit tersebut.

 

Kepala Dinkes P2KB Sumenep, dr. Elliya Fardasah, mengatakan rencana kunjungan masih dibahas secara internal. Ia juga mengaku belum bertemu dengan pihak RS BHC untuk membicarakan kasus tersebut.

 

Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp pada Selasa (20/10/2026) sore, Elliya belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai perkembangan penanganan kasus itu.

 

“Sebentar, saya belum bisa berkomentar soal itu ya, mohon maaf. Saya harus memastikan dulu sama teman-teman,” ujarnya, Selasa (20/10/2026).

 

Elliya kemudian menegaskan bahwa dirinya belum melakukan pertemuan dengan pihak rumah sakit.