ESTORIA – Kehadiran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kamis (09/07/2026), langsung memicu tanda tanya. Di tengah gencarnya penanganan sejumlah kasus korupsi besar, banyak yang menduga pertemuan itu berkaitan dengan perkara tertentu.
Namun, fakta di balik pertemuan tersebut ternyata berbeda. Ketua KPK Setyo Budianto bersama jajaran pimpinan dan Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi Asep Guntur Rahayu datang menemui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas kebutuhan anggaran KPK pada tahun 2026 dan 2027.
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Robert Leonard Marbun mengungkapkan, KPK mengajukan tambahan anggaran yang akan digunakan terutama untuk mendukung belanja operasional serta kemungkinan pengadaan peralatan baru guna menunjang tugas pemberantasan korupsi.
"Bahas mengenai kebutuhan anggaran KPK saja. Anggaran untuk belanja 2026 sama 2027," ujar Robert kepada wartawan.
Menurutnya, usulan tersebut masih akan diproses sesuai mekanisme penyusunan APBN. Robert juga memastikan tambahan anggaran yang diajukan KPK tidak mencapai angka triliunan rupiah.