Setelah menyelesaikan pendidikan dan menjalani praktik pelayaran selama sekitar tiga tahun, Gus Kikin memasuki dunia profesional.
Ia bergabung dengan PT Djakarta Lloyd dan pada 1988 dipercaya menjadi Kepala Cabang Cilegon.
Memasuki 1998, Gus Kikin mulai membangun sejumlah perusahaan di Surabaya. Dua tahun kemudian, aktivitas bisnisnya berkembang hingga Jakarta.
Bisnis yang dijalankannya bergerak di berbagai sektor, antara lain transportasi, kontraktor, teknologi informasi, komoditas hingga media penyiaran melalui PT Bama Berita Sarana (BBS Group).
Namun salah satu sektor yang paling menarik perhatian adalah minyak dan gas bumi.
Baca Juga:Dari Mana Lahirnya Airmata?