Melalui Eco Challenge, para santri nantinya tidak hanya diajak berbicara tentang kebersihan, tetapi juga berkompetisi menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan nyaman.
Asri juga mendorong para santri agar tidak berhenti sebagai penerima edukasi. Mereka diharapkan mampu menjadi contoh dalam membangun budaya peduli lingkungan di pesantren.
“Mulai hari ini, mari kita buktikan bahwa adik-adik Manarul Huda bukan hanya tahu tentang kebersihan, tetapi juga bisa menjadi contoh dalam menjaga lingkungan,” katanya.
Program tersebut mendapat dukungan dari Ketua Pengurus Yayasan Manarul Huda, K. A’falul Basil, S.Pd.I. Ia turut memberikan motivasi kepada para santri serta mendukung pelaksanaan edukasi lingkungan yang digagas mahasiswa KKN.
Agar pesan yang disampaikan tidak berhenti sebagai teori, kegiatan kemudian ditutup dengan pemutaran film animasi mengenai dampak sampah terhadap lingkungan.