Buya Yahya menegaskan, kritik yang disampaikannya bukan untuk menjatuhkan pemerintah. Ia menyebut dirinya hanya menjalankan peran untuk mengingatkan agar sebuah kebijakan publik tetap berada pada jalur yang benar.
"Tugas kami hanya mengingatkan," ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk pejabat, menteri hingga pihak pelaksana program, berani melakukan introspeksi jika ditemukan kesalahan.
"Harapan kami adalah, daripada meninggal kemudian masuk neraka, kami tidak ingin... tetap, kalau ada kesalahan, Pak Presiden, Pak Menteri, Pak Ustaz-nya semuanya, kalau salah, yuk, insaf, deh," kata Buya Yahya.
Pada akhirnya, Buya Yahya kembali menyampaikan pesan agar Presiden Prabowo meninjau pelaksanaan MBG secara menyeluruh.