News

Dampingi Purbaya, Juda Agung Resmi Dilantik sebagai Wamenkeu RI

Berikut daftar lengkap reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sejak awal memimpin Republik Indonesia bersama Wapres Gibran Rakabuming Raka

NASIONAL, ESTORIA — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada awal Februari 2026.

Dalam reshuffle keempat ini, Prabowo resmi melantik Juda Agung, Ph.D. sebagai Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, menggantikan Thomas Djiwandono yang mengundurkan diri setelah ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Pelantikan tersebut berlangsung Kamis (5/2/2026), dan diumumkan secara resmi melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Periode 2024–2029.

Dalam pengumuman pelantikan itu disebutkan bahwa Juda Agung diangkat untuk mendampingi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam menjalankan kebijakan fiskal nasional.

“Secara resmi mengangkat Juda Agung, Ph.D. sebagai Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia periode 2024–2029,” demikian pernyataan resmi yang dibacakan dalam acara pelantikan.

Pergantian ini dilakukan menyusul mundurnya Thomas Djiwandono dari jabatan Wakil Menteri Keuangan seiring pengangkatannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi kebijakan fiskal dan moneter.

Dampingi Purbaya, Juda Agung Resmi Dilantik sebagai Wamenkeu RI
Reshuffle ke-4: Presiden Prabowo saat mengambil sumpah janji Wamenkeu Juda Agung (Sumber: Sekretariat Presiden/doc.estoria)

Dengan pelantikan Juda Agung, Presiden Prabowo tercatat telah melakukan empat kali reshuffle kabinet sejak mulai memimpin Indonesia bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kurun waktu sekitar satu tahun kepemimpinannya, Prabowo telah merombak total 18 pejabat di lingkungan Kabinet Merah Putih.

Bongkar Pasang Kabinet Prabowo: Empat Kali Reshuffle

Reshuffle Pertama – 19 Februari 2025

Reshuffle pertama dilakukan Rabu (19/2/2025), dengan mengganti Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi. Prabowo mencopot Soemantri Brodjonegoro dan menunjuk Brian Yuliarto untuk meningkatkan kualitas sektor pendidikan.

Pergantian ini dilakukan setelah Soemantri sempat mendapat tekanan internal dari ratusan pegawai kementerian.

Reshuffle Kedua – 8 September 2025

Perombakan kabinet kedua berlangsung tanggal 8 September 2025. Dalam reshuffle ini, Prabowo mengganti posisi Menteri Keuangan, yang kemudian dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa.

Selain itu, pemerintah juga membentuk Kementerian Haji dan Umrah guna meningkatkan kualitas layanan ibadah haji dan umrah.

Pejabat yang dilantik dalam reshuffle jilid kedua antara lain:

Purbaya Yudhi Sadewa – Menteri Keuangan

Mukhtarudin – Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Ferry Joko Juliantono – Menteri Koperasi

Mochamad Irfan Yusuf – Menteri Haji dan Umrah

Dahnil Anzar Simanjuntak – Wakil Menteri Haji dan Umrah

Reshuffle Ketiga – 19 Juli 2025

Reshuffle ketiga dilakukan Rabu (19/7/2025) dengan melantik 11 pejabat, mulai dari menteri hingga kepala lembaga.

Salah satu yang paling disorot adalah pengangkatan Djamari Chaniago sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, menggantikan Budi Gunawan.

Daftar pejabat dalam reshuffle jilid ketiga meliputi:

Djamari Chaniago – Menkopolkam

Erick Thohir – Menteri Pemuda dan Olahraga

Afriansyah Noor – Wakil Menteri Ketenagakerjaan

Rohmat Marzuki – Wakil Menteri Kehutanan

Faridah Faricha – Wakil Menteri Koperasi

Angga Raka Prabowo – Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Muhammad Kudari – Kepala Staf Kepresidenan

Ahmad Dhafiri – Penasihat Khusus Presiden Bidang Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

Nani Sudariati Deyang – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional

Sonny Sanjaya – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional

Sarah Sadiqah – Kepala LKPP

Reshuffle Keempat – Februari 2026

Reshuffle keempat ditandai dengan pelantikan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono.

Perombakan ini menegaskan fokus Presiden Prabowo pada penguatan sektor ekonomi dan stabilitas kebijakan fiskal di awal 2026.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button