Englisan Vol. 3 di Pasar Kebbun Saronggi

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mrs. Maria asal USA, Fasilitator Englisan Vol. 3 saat Menyampaikan Materi di Pasar Kebbun, Saronggi, Sumenep, Jumat 6 Februari 2026 (Foto: Istimewa/doc. estoria)

i

Mrs. Maria asal USA, Fasilitator Englisan Vol. 3 saat Menyampaikan Materi di Pasar Kebbun, Saronggi, Sumenep, Jumat 6 Februari 2026 (Foto: Istimewa/doc. estoria)

ESTORIA — Program pembelajaran bahasa Inggris tahunan Englisan Vol. 3 kembali dilaksanakan di Pasar Kebbun, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mulai Jumat (6/2) hingga Sabtu, 7 Februari 2026.

Kegiatan bertajuk Englisan ini mengedepankan metode pembelajaran bahasa Inggris yang praktis, menyenangkan, dan mudah diterapkan melalui pendekatan belajar di ruang terbuka (outdoor learning).

Pengelola Pasar Kebbun Saronggi, Moh. Fajar Shiddiq, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan edukatif tersebut yang memanfaatkan ruang publik. Menurutnya, pasar memiliki fungsi sosial yang bisa dikembangkan lebih luas, tidak terbatas pada aktivitas ekonomi semata.

“Sejak awal Pasar Kebbun kami konsep sebagai ruang bersama. Bukan hanya tempat transaksi, tapi juga bisa diisi kegiatan pendidikan dan sosial,” kata Fajar, Jumat (6/2).

Englisan Vol. 3 diikuti peserta dari beragam latar belakang pendidikan, mulai dari siswa sekolah dasar (SD), pelajar tingkat menengah, hingga mahasiswa.

Dalam kegiatan ini, peserta diajak terlibat dalam berbagai aktivitas interaktif, seperti permainan edukatif, latihan percakapan, dan kerja kelompok yang dirancang untuk menumbuhkan rasa percaya diri dalam berbahasa Inggris sehari-hari.

Fajar menilai, pembelajaran di ruang terbuka memberi dampak positif terhadap kenyamanan peserta. “Suasananya lebih santai dan tidak kaku. Anak-anak jadi lebih berani mencoba dan tidak takut melakukan kesalahan,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan Englisan Vol. 3 juga melibatkan Peace Corps Volunteers (PCVs), yakni Maria, Michelle, Sabrina, Joseph, dan Margaret.

Kehadiran relawan internasional tersebut memberi nilai tambah berupa pengalaman lintas budaya serta kesempatan bagi peserta untuk mempraktikkan komunikasi langsung menggunakan bahasa Inggris.

Ke depan, Fajar berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut agar pembelajaran bahasa Inggris yang ramah, inklusif, dan kontekstual bagi generasi muda di Kabupaten Sumenep semakin berkembang.

“Kami terbuka jika Pasar Kebbun terus dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan positif seperti ini,” pungkasnya. ***

 

Follow WhatsApp Channel estoria.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Marak Kekerasan, KOPRI PMII Sumenep Edukasi Siswa Soal Perlindungan Diri
Dugaan Setoran Raib Picu Protes Nasabah Amartha di Sumenep
Bahas Layanan Kesehatan, Anggota DPRD Jember Malah Main Game dan Merokok
Robot 69 Bahasa Hadir di Haji 2026, Arab Saudi Permudah Jemaah dari Seluruh Dunia
Skandal Hibah Jatim Menggurita, KPK Periksa Anggota DPRD Bangkalan dan Pamekasan
Rupiah Tertekan, Dolar Tembus Rp17.700 di Bank-Bank Besar
Babak Baru Dimulai, Manuver Militer Iran Bikin Timur Tengah Kian Panas
Universitas Annuqayah Jadi Titik Awal Safari Jurnalistik 2026, Fokus Cetak Jurnalis Kritis
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:40 WIB

Marak Kekerasan, KOPRI PMII Sumenep Edukasi Siswa Soal Perlindungan Diri

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:50 WIB

Dugaan Setoran Raib Picu Protes Nasabah Amartha di Sumenep

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:54 WIB

Bahas Layanan Kesehatan, Anggota DPRD Jember Malah Main Game dan Merokok

Senin, 11 Mei 2026 - 20:08 WIB

Robot 69 Bahasa Hadir di Haji 2026, Arab Saudi Permudah Jemaah dari Seluruh Dunia

Senin, 11 Mei 2026 - 16:37 WIB

Rupiah Tertekan, Dolar Tembus Rp17.700 di Bank-Bank Besar

Berita Terbaru

Ilustrasi Rupiah dan Dolar AS. (Sumber Foto: Istimewa)

Opini

Rupiah Terancam Jebol ke Rp18.000 per Dolar AS

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:39 WIB

×