Wapres RI ke-6 Jenderal Try Sutrisno Wafat, Ini Kiprahnya bagi Indonesia

Senin, 2 Maret 2026 - 18:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres RI ke-6 Jenderal Purnawirawan Try Sutrisno (Istimewa/doc.estoria)

i

Wapres RI ke-6 Jenderal Purnawirawan Try Sutrisno (Istimewa/doc.estoria)

ESTORIA Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh penting bangsa. Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Jenderal Purnawirawan Try Sutrisno, dinyatakan meninggal dunia, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 06.58 WIB

Mantan Wapres RI itu menghembuskan nafas terakhir pada usia 90 tahun di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Kabar duka tersebut dikonfirmasi Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, yang menyampaikan belasungkawa pemerintah atas wafatnya tokoh militer senior sekaligus negarawan tersebut.

Jenazah almarhum kemudian disemayamkan di kediaman duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, sebelum dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Lahir di Surabaya pada 15 November 1935, Try Sutrisno tumbuh dalam suasana revolusi kemerdekaan.

Sejak usia muda, ia telah terlibat membantu perjuangan republik sebagai kurir logistik dan informasi bagi pasukan Indonesia pada masa agresi militer Belanda. Pengalaman tersebut menjadi awal perjalanan panjangnya di dunia militer.

Karier Try Sutrisno menanjak stabil di tubuh TNI Angkatan Darat. Ia pernah menjabat Kepala Staf TNI AD (1986–1988), kemudian dipercaya menjadi Panglima ABRI pada 1988 hingga 1993.

Posisi strategis tersebut menempatkannya sebagai figur penting dalam stabilitas keamanan nasional pada masa Orde Baru.

Puncak pengabdiannya di pemerintahan terjadi saat ia menjabat Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998, mendampingi Presiden Soeharto.

Dalam masa jabatan tersebut, Try dikenal sebagai figur militer yang menekankan stabilitas nasional sekaligus pembangunan pertahanan negara di tengah dinamika politik menjelang reformasi.

Selepas pensiun dari jabatan kenegaraan, Try Sutrisno tetap aktif menyuarakan pandangan strategis mengenai kebangsaan, pertahanan, dan konstitusi.

Ia kerap terlibat dalam forum para purnawirawan TNI serta diskursus nasional terkait arah demokrasi Indonesia.

Kepergian Try Sutrisno menandai berakhirnya satu generasi perwira militer yang lahir dari masa revolusi dan kemudian memegang peran penting dalam perjalanan negara modern Indonesia.

Negara memberikan penghormatan militer sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdiannya bagi bangsa.

Indonesia mengenangnya bukan hanya sebagai jenderal, tetapi juga sebagai negarawan yang mengabdikan sebagian besar hidupnya untuk republik. ***

Follow WhatsApp Channel estoria.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Epstein File Hanya ‘Simpul Kecil’, Dharma Pongrekun Beberkan Konspirasi yang Lebih Besar
Viral Kapten Si Bolang Toraja Meninggal, Karena Kecelakaan?
Profil Elissa Slotkin, Analis CIA dari Michigan yang Kini Jadi Senator Amerika Serikat
Jejak Karier Fadia Arafiq yang Kini Terjerat OTT KPK
Ilmuan AS Prof Thomas C Hilde Kunjungi IKN, Katakan Ini
Nyi Ageng Serang, Pahlawan Nasional Keturunan Sunan Kalijaga
Rahasia Sukses David Steward Jadi Miliarder Rp208 Triliun, Terinspirasi Nabi Nuh
Ratu Shima, Ratu Nusantara yang Sezaman Nabi Muhammad
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Maret 2026 - 08:46 WIB

Epstein File Hanya ‘Simpul Kecil’, Dharma Pongrekun Beberkan Konspirasi yang Lebih Besar

Senin, 23 Maret 2026 - 22:19 WIB

Viral Kapten Si Bolang Toraja Meninggal, Karena Kecelakaan?

Senin, 16 Maret 2026 - 23:50 WIB

Profil Elissa Slotkin, Analis CIA dari Michigan yang Kini Jadi Senator Amerika Serikat

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:15 WIB

Jejak Karier Fadia Arafiq yang Kini Terjerat OTT KPK

Senin, 2 Maret 2026 - 18:18 WIB

Wapres RI ke-6 Jenderal Try Sutrisno Wafat, Ini Kiprahnya bagi Indonesia

Berita Terbaru