ESTORIA – “Saya tidak mau bicara politik.” Kalimat ini sering terdengar di ruang-ruang obrolan, baik di warung kopi maupun grup keluarga. Politik dianggap kotor, rumit, dan hanya milik elite kekuasaan.
Namun benarkah politik bisa kita hindari?
Jika politik dipahami sebagai proses pengambilan keputusan bersama, maka jawabannya sederhana: tidak bisa. Politik justru paling awal kita temui di rumah sendiri.
Politik Dimulai dari Keluarga
Dalam keluarga, selalu ada proses menentukan arah bersama. Siapa yang mengatur keuangan? Di mana anak akan bersekolah? Bagaimana pembagian tugas rumah tangga? Ketika terjadi perbedaan pendapat, bagaimana keputusan diambil?
Di situlah praktik politik mikro berlangsung.
Ada diskusi, ada perdebatan, ada kompromi. Kadang keputusan diambil melalui musyawarah, kadang melalui otoritas orang tua. Semua itu adalah bentuk pengelolaan kepentingan bersama, inti dari politik itu sendiri.
Dari RT hingga Tempat Kerja
Praktik serupa juga terjadi di tingkat lingkungan. Warga RT bermusyawarah menentukan jadwal ronda. Sekolah menetapkan aturan tata tertib. Tempat kerja menentukan kebijakan jam operasional atau sistem evaluasi kinerja.
Setiap keputusan yang memengaruhi banyak orang adalah proses politik.