estoria.id - Kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke semifinal Piala AFF 2026 menjadi perhatian serius PSSI. Federasi sepak bola nasional itu memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tim kepelatihan yang dipimpin John Herdman dalam waktu dekat.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengatakan evaluasi merupakan prosedur yang selalu dilakukan setelah setiap turnamen, baik saat tim meraih prestasi maupun ketika gagal memenuhi target.
Menurut Yunus, PSSI sebenarnya berencana memanggil Herdman dan jajaran pelatih pada Senin (10/08/2026) malam. Namun agenda tersebut harus ditunda karena Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendadak memiliki kegiatan lain terkait tugas pemerintahan.
"Sebagaimana yang selalu dilakukan oleh Ketua Umum, baik tim nasional berprestasi maupun tidak, pasti ada diskusi dan evaluasi dari semua event yang dijalani, termasuk Timnas Indonesia yang gagal di AFF kemarin," kata Yunus di Kantor Kemenpora.
Ia menambahkan pertemuan dengan Herdman kemungkinan akan digelar dalam beberapa hari ke depan untuk membahas hasil yang diraih Timnas Indonesia selama turnamen berlangsung.
Evaluasi tersebut dinilai penting mengingat Indonesia akan menghadapi agenda besar berikutnya, yakni FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober mendatang. Indonesia juga akan bertindak sebagai tuan rumah dalam ajang tersebut.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan setiap pelatih memiliki target yang harus dicapai dan PSSI akan terus memberikan dukungan agar target tersebut bisa terealisasi.
"Sebagai tuan rumah, kalau bisa tim nasional juga berprestasi dengan baik. Itu yang tentu kita harapkan," ujar Erick.
Pada Piala AFF 2026, Herdman gagal membawa Timnas Indonesia menembus semifinal. Tim Garuda hanya finis di peringkat ketiga Grup A dengan koleksi enam poin dari empat pertandingan.
Rizky Ridho dan kawan-kawan meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Hasil tersebut tidak cukup untuk mengantarkan Indonesia ke fase gugur karena Vietnam dan Singapura berhasil mengamankan dua posisi teratas grup.
Kekalahan telak 0-3 dari Vietnam serta hasil imbang 1-1 melawan Singapura menjadi faktor utama yang menggagalkan langkah Timnas Indonesia menuju babak semifinal.