Pemimpin Redaksi Koran Madura itu menjelaskan, berbeda dengan Sumenep, publikasi CSR di tiga kabupaten lain relatif mudah ditelusuri. Berbagai program dipublikasikan melalui media nasional, media daring lokal, media cetak hingga radio, bahkan beberapa di antaranya mendapat apresiasi dari BRI Pusat dan masuk dalam publikasi resmi perusahaan.
Di Kabupaten Bangkalan, misalnya, publikasi CSR sejak 2021 hingga 2024 tercatat cukup aktif. Program yang dipublikasikan meliputi bantuan mobil ambulans untuk RSUD Syamrabu, renovasi lapangan voli Alun-Alun Bangkalan, hingga berbagai bantuan fasilitas publik lainnya.
Sementara di Kabupaten Sampang, publikasi CSR sepanjang 2023–2024 memuat pembangunan infrastruktur desa senilai Rp150 juta yang tersebar di tiga desa, bantuan kursi taman dan fasilitas publik di Alun-Alun Trunojoyo, serta penyaluran paket sembako kepada masyarakat.
Adapun BRI Cabang Pamekasan pada periode 2023–2025 tercatat mempublikasikan berbagai program, mulai dari beasiswa CSR senilai Rp65 juta bagi 13 mahasiswa berprestasi, dukungan terhadap program 10 ribu wirausaha baru, hingga bantuan air bersih saat musim kemarau.
Berbeda dengan ketiga daerah tersebut, publikasi CSR BRI Cabang Sumenep yang berhasil ditelusuri hanya berisi informasi mengenai bantuan alat produksi bagi pelaku UMKM di Desa Lobuk, renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), serta kegiatan sosial melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN seperti khitanan massal. Namun, tidak satu pun publikasi tersebut mencantumkan nilai bantuan maupun besaran anggaran yang disalurkan.