ESTORIA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) mengambil langkah tegas di tengah mencuatnya dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Partai berlambang banteng moncong putih itu secara resmi mengirimkan surat kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk meminta data mengenai kader yang diduga ikut terlibat atau memperoleh manfaat dari pelaksanaan program tersebut.

 

Surat resmi itu ditandatangani Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto bersama Ketua DPP Bidang Kehormatan Partai Komarudin Watubun pada 22 Juni 2026 dengan perihal Permohonan Data dan Informasi Terkait Program MBG.

 

Dalam surat tersebut, DPP PDIP menyampaikan permohonan agar BGN memberikan data yang dibutuhkan untuk kepentingan pemeriksaan internal partai.

 

"DPP PDI Perjuangan memohon bantuan Saudara untuk memberikan data dan informasi yang diperlukan," demikian bunyi surat yang ditujukan kepada Kepala BGN.

 

Permintaan tersebut bukan tanpa alasan. DPP PDIP menjelaskan bahwa langkah itu merupakan tindak lanjut atas surat instruksi partai yang telah diterbitkan pada 24 Februari 2026. Dalam instruksi tersebut, seluruh kader PDIP, baik yang berada di lingkungan eksekutif, legislatif maupun jajaran struktural partai, diminta tidak memanfaatkan Program MBG sebagai sarana mencari keuntungan pribadi atau finansial.