Upaya pemadaman juga disebut menghadapi kendala. Warga sebelumnya ikut membantu menangani kebakaran, tetapi tenaga mereka mulai terkuras setelah terlibat dalam proses pemadaman.

 

Persoalan lain adalah ketersediaan air.

 

Pasokan air yang digunakan dalam upaya pemadaman disebut telah habis, sementara kobaran api masih terlihat di sejumlah bagian lahan.

 

Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri dalam pengendalian karhutla, terutama ketika kondisi lahan kering dan api berpotensi bergerak mengikuti vegetasi yang mudah terbakar.

 

Panji pun menilai diperlukan penanganan dengan peralatan yang memadai agar api tidak semakin meluas.