Ia kemudian mengambil contoh Timor-Leste. Negara tersebut, kata Prabowo, memiliki jumlah penduduk sekitar satu juta jiwa, tetapi memiliki 28 anggota kabinet.

 

“Timor Leste jumlah penduduknya hanya 1 juta. Lebih kecil dari banyak provinsi di Indonesia, lebih kecil dari banyak kabupaten di Indonesia. Banyuwangi, berapa jumlah penduduk Banyuwangi? Mereka hanya 1,1 juta, kabinetnya 28,” katanya.

 

Ratusan BUMN Ditutup

 

Prabowo kemudian mengungkap salah satu langkah efisiensi yang dilakukan pemerintah melalui penataan badan usaha milik negara (BUMN).

 

Menurut dia, pemerintah melakukan restrukturisasi terhadap perusahaan-perusahaan pelat merah yang dianggap tidak memberikan keuntungan, memiliki kinerja buruk, maupun mengalami kerugian.