Selain life jacket, petugas juga menemukan sebuah benda menyerupai tabung atau botol berwarna putih. Benda tersebut dinilai masih memungkinkan merupakan perlengkapan yang biasa digunakan oleh nelayan.
"Di lokasi yang ditemukan itu baru satu buah life jacket tanpa identitas dan satu buah botol tabung putih yang sepertinya hal itu masih umum digunakan oleh nelayan. Jadi, kita tidak bisa langsung mendeklarasikan bahwa itu barang-barang yang berkaitan dengan korban," ujarnya.
Menurut Wawan, rompi pelampung tersebut ditemukan sekitar 7,05 nautical mile dari wilayah barat Anyer. Sementara itu, jarak antara lokasi temuan dengan titik kontak terakhir (last known position) diperkirakan mencapai 10 hingga 12 nautical mile.
Jarak tersebut menjadi salah satu alasan tim SAR tidak ingin terburu-buru mengaitkan barang temuan dengan para korban.
Seluruh barang yang ditemukan di lapangan akan dikumpulkan di posko utama untuk menjalani proses identifikasi. Tim juga akan mencocokkan karakteristik barang tersebut dengan informasi perlengkapan kapal yang digunakan para jurnalis.