Syafii mengatakan keselamatan personel SAR tetap menjadi prioritas. Karena itu, setiap keputusan untuk mengerahkan tim ke wilayah tertentu akan mempertimbangkan perkembangan informasi ilmiah dari PVMBG dan BMKG.
Sementara itu, abu vulkanik berkonsentrasi tinggi dilaporkan bergerak ke arah Samudra Hindia pada ketinggian lebih dari 50.000 kaki. Kondisi tersebut tetap menjadi bagian dari pertimbangan keselamatan dalam operasi pencarian.
Operasi pencarian dijadwalkan terus berlangsung hingga tujuh hari sesuai prosedur. Setelah itu, tim gabungan akan melakukan evaluasi untuk menentukan langkah berikutnya.
"Sesuai standar, pada hari ketujuh nanti kita akan melaksanakan rapat evaluasi yang melibatkan semuanya, baik itu PVMBG, teman-teman BMKG, hingga tim medis untuk membahas kelanjutan operasi ini," ujar Syafii.
Dengan ditemukannya life jacket di perairan barat Anyer, perhatian tim kini tertuju pada proses identifikasi barang tersebut. Namun hingga hasil pemeriksaan keluar, belum ada dasar untuk memastikan rompi pelampung itu berkaitan dengan lima jurnalis yang masih dalam pencarian.