Tim SAR akan menjalankan operasi sesuai prosedur pencarian dan pertolongan dengan mengacu pada pedoman internasional International Aeronautical and Maritime Search and Rescue Manual (IAMSAR).
"Kami memastikan bahwa proses pencarian di lapangan masih terus berjalan dan belum dihentikan," kata Syafii.
Operasi tersebut melibatkan berbagai unsur dan instansi. Basarnas berkoordinasi dengan TNI AL, serta lembaga terkait seperti Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Kondisi lingkungan di sekitar lokasi pencarian menjadi salah satu tantangan. Data cuaca, aktivitas vulkanik, arah angin hingga jarak pandang menjadi pertimbangan sebelum tim menentukan wilayah dan metode pencarian.
Kabut dan asap di sejumlah wilayah juga dapat mengurangi jarak pandang, terutama dalam operasi pencarian melalui udara maupun saat tim akan melakukan pendekatan ke wilayah pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau.