Ia mengakui terdapat amplop yang sempat kosong. Menurutnya, hal itu terjadi karena kelalaian saat pengisian amplop yang dilakukan dalam kondisi terburu-buru.
“Kalau satu atau dua lalu yang lainnya terisi, itu kan berarti ketelodoran. Mungkin waktu itu ngisi amplopnya keburu-buru, akhirnya tidak masuk satu,” jelasnya.
Faidi menyatakan persoalan amplop kosong telah dikonfirmasi pada malam sebelumnya dan uangnya langsung ditransfer kepada penerima yang bersangkutan.
Ia juga menegaskan bahwa anggaran kegiatan tersebut bukan bersumber dari dana Bantuan Politik (Banpol), melainkan dari sumbangan di luar Dana Banpol sebagai bentuk pertanggungjawaban pribadi panitia kepada DPC PKB Sumenep.
“Jadi, tidak dilaporkan ke Banpol,” katanya dengan tegas.