Namun, menurut keterangan keluarga, keadaan berubah setelah seorang perawat datang memberikan obat melalui suntikan sekitar pukul 05.00 WIB. Tak lama kemudian, Firman mengalami muntah-muntah.
Y mengatakan infus pasien saat itu mengalami kemacetan. Perawat kemudian disebut mematikan infus dan meminta agar muntah pasien diselesaikan terlebih dahulu sebelum meninggalkan ruangan.
Keterangan serupa disampaikan anggota keluarga lainnya berinisial U. Ia mengatakan Firman mengeluarkan busa dari mulut ketika muntah-muntah, kemudian mengalami kejang sebelum akhirnya meninggal dunia sekitar pukul 06.00 WIB.
Keluarga mempertanyakan tindakan petugas saat kondisi pasien memburuk. Mereka juga ingin mengetahui apakah ada hubungan antara pemberian obat, penanganan infus, dan kondisi Firman sebelum meninggal.
Namun, hubungan sebab-akibat tersebut belum dapat dipastikan hanya berdasarkan keterangan keluarga. Penyebab kematian dan kemungkinan adanya kelalaian medis memerlukan pemeriksaan objektif serta penelusuran rekam pelayanan pasien.