“Muntahnya diselesaikan dulu, Mas. Untuk infusnya saya matikan dulu, nanti saya ke sini lagi,” ujar perawat tersebut dalam rekaman.

 

Pria yang meminta klarifikasi kemudian mempertanyakan keputusan mematikan infus dan meninggalkan pasien ketika kondisinya sedang mengalami muntah.

 

“Mbak, dalam keadaan pasien muntah, Mbak matikan infus, Mbak tinggalkan!” ucap pria tersebut.

 

Namun, video itu terpotong sebelum seluruh proses klarifikasi selesai. Rekaman tersebut belum menggambarkan keseluruhan kronologi penanganan Firman dan tidak cukup untuk menyimpulkan adanya kelalaian medis.

 

Pertanyaan mengenai alasan infus dimatikan, kondisi pasien ketika tindakan dilakukan, serta respons tenaga medis saat pasien mengalami kejang masih membutuhkan penjelasan resmi rumah sakit.