“Saya berharap DKPP segera turun tangan. Kalau perlu, kios yang seperti itu ditertibkan. Jangan biarkan petani kita dibuat bingung dalam persoalan layanan pupuk bersubsidi,” katanya menutup keterangan.
Hingga berita ini dimuat, pihak Kios Nusa Indah belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan para petani.
Dihubungi terpisah, Kepala DKPP Sumenep, Chainur Rasyid, saat dimintai tanggapan hanya memberikan jawaban singkat dan meminta agar komunikasi dilanjutkan melalui pesan pribadi karena sedang menghadiri kegiatan.
Persoalan pupuk sendiri kini menjadi perhatian nasional, terlebih setelah Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketersediaan pupuk bersubsidi merupakan salah satu elemen penting dalam memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
Pernyataan itu menempatkan distribusi dan pelayanan pupuk sebagai isu strategis yang menuntut perhatian serius pemerintah daerah.
***